SUNMORI | Lintas Garut Selatan 179 Km

Lintas Garut Selatan Start Cikajang – Bungulang – Rancabuaya – Puncak Guha – Cicalobak – Santolo – Sayangheulang – Cikajang 179 Km berdua Rp 100.000

Piknik itu itu murah sebenarnya Bro, kemarin modal uang Rp.100.000 itu bisa muter-muter berdua di Garut Selatan, ok saya Rinci Ya

6

START CIKAJANG isi bensin di SPBU Cikajang Rp 50.000 ( Pertamax ) berangkat jam 6:00, perjalanan dilanjutukan ke arah Bungbulang dengan melewati daerah Cikandang,Pakenjeng dan Depok

IMG_20160515_070246

Kondisi jalan antara Cikajang – Pamulihan jalanan mulus dan suasana perkampungan yang sangat asri, kiri kanan kebun teh yang sangat sejuk, dan bagi yang suka main di Curug, di daerah Cikandang bisa “nyimpang” dulu di CURUG OROK unutk main air.

Namun selepas pamulihan ketika akan memasuki daerah Pakenjeng jalanan kriting mulai akan anda dikmati, kiri kanan jurang juga dan tembus hutan adalah hal yang harus ada lewati, saya sarankan lewat disini, kaki-kaki kendaraan harus prima.

IMG_20160515_091459

BUNGBULANG Ketika sudah masuk bungbulang ada 2 jalan yang bisa ditempuh dari Cikajang unutk sampai di RancaBuaya, yaitu Via Cijayana dan Via jalan lintas Cisewu, dan saya memilih jalur lintas Cisewu, karena Track saya muter tidak mau melintasi jalan yang sama, karena kalau lewat Cijayana akan ada jalur bolak balik ketika saya ingin ke Santolo

IMG_20160515_091647

Jalur Bungbulang – Rancabuaya via jalur ini, sangat mulus dan sepi, nanti akan menemui keramaian setelah lewat PLANG PETUNJUK diatas dimana kalau lurus ke RancaBuaya dan kanan ke Cisewu, disini kita akan sering bertemu dengan rombongan yang lagi touring biasanya.

Jam 8:00 sampai di Jalan sukarame, atau sekira 1 Km sebelum Rancabuaya, saya istirahat di warung-warung pinggir Jalan, sambil menkmati panorama pantai dilihat dari bukit, dan kelapa muda yg seger. dua kelapa Cukup Bayar Rp.10.000 Saja

4

dan bertemu dengan sesama motoris yang lagi sajalan sama Istrinya, dari NS 200 Naked Wolves Bandung

3

Ok Lanjut,

PUNCAK GUHA Tadinya mau masuk Rancabuaya tapi diurungkan karena ada info dari Facebook salahsatu keluarga saya ssedang berada di PUNCAK GUHA, oleh karena itu langsung menuju Puncak Guha, Tiket Masuk ke sini Rp 5.000 / Orang, karena kita berdua jadi bayar Rp. 10.000

puncak guha3

Keren View nya disini, cuman sayang masih masih bernatakan, mungkin sedang dibangun ya, karean akses jalan kesini tu lebih mirip trek offroad, dan beerap saung juga sudah angcur, jadi sarana unutk berteduh kurang. saya sama istri hanya tahan 10-+15 menitan disini… PUANAAAS

Lanjut

SANTOLO kita memutuskan lanjut ke Santolo, karean ada rekan saya disana yang mempunyai penginapan, kita akan mengunjungi mereka, sambil ikut istirahat, makan siang dan Solat Dzuhur.

tiba di penginapan Karang Laut santolo, disambut sama BOS nya yaitu kang Dani, dan langsung tersedia Liwet Makan Siang dengan menu sambal surawung yang pedo elom.

Tiket masuk ke Santolo Rp 4.000 / Orang jadi saya bayar Rp 8.000, dan tidak ada biaya makan disini alias GRATIS di traktir Bos Karang Laut

saya juga sempat bikin Photo 360 unut Google Street disini

IMG_20160515_132712

Setelah main Air, istirahat sebentar sekira jam 14:00 lanjut perjalanan ke Cikajang, Perjalanan Dari Santolo ke Cikajang diperkirakan 2 Jam, seperti biasa trek ini kita kan melewati Gunung Gelap yangs edikit beresiko, karean salin jlanan lembab, juga masih ada trek jalan yang berpasir, terbukti selepas gunung gelasp ada mobil yang terperosok ke Jurang, karean tidak bisa mengendalikan kendaraan ketika Nikung, mudah-mudahan nggak ada Korban Jiwa nih.

IMG_20160515_150446

FINISH CIKAJANG  ok sampe di Cikajang jam 16:00 sesaui dengan perkiraaan, jadi peralanan kali ini di tempuh dengan 10 Jam, 179 KM, Rp 78.000 he he he

1

SELESAI

Photo Google Street

Penginapan Karang Laut di Pantai Santolo

Lintas Sukarame Rancauaya

Batu Wayang

Iklan

Guha Pawon

Kali ini, saya ngajak jalan-jalan si Jalu untuk mengunjungi salah satu Guha ( GOA ) yang ada di daerah Cipatat Kabupaten Bandung Barat sebetulnya kebetulan nih… ada acara kantor di sana… jadi kesempatan untuk melampiaskan penasara, karean dari dulu saya ingin mengunjungi GUHA ini ( Guha Pawon ), karena banyak pemberitaan bahwa salah satu fosil manuisa purba ditemukan di Guha ini.

OK peralanan dimulai dari Kantor konvoi, 2 mob dan 8 motor menuju Cipatat dengan destiantion pertama adalah rumah salahstau rekan kantor, unutk pesta kelinci bakar…

Perjalnan sedikit terganggu dengan nyasar…. dan masuk ke jalan2 tikus, sebelum akhirnya sampai di rumah rekan untuk  pesta kelinci bakar.

sekitar jam 17:00 perjalanan dialnjutkan ke guga Pawon…. disepanjang jalan disuguhi… trek jalan yang menantang dan penuh perjuangan, karena kondisi jalan yang rusak, dan sepertinya belum tersentuh oleh pembangunan jalan….

Jam 1;30 sampai diguha lalay….. uhuy keren…,

Persiapan sebelum Offrad ke Guha Lalay

Parkir Depan Guha

dan berikut sedikit oleh-oleh kondisi disana..

Sampai jumapa di Guha PaWON

TIPS : Upgrade mesin motor, apa dulu yang diubah? (seri I)

Nemu artikel dari blog rekan YUGA @ http://mochyuga.wordpress.com Ane Share lagi dimari ( seizin beliau ) ..

Tren modifikasi motor selalu berkembang setiap waktu. Jika beberapa tahun yang lalu modifikasi motor hanya terfokus di tampilan saja, maka belakangan ini tidak sedikit yang mulai mengubah spesifikasi si jantung motor. Yeah, the engine. Mulai dari perangkat yang bersifat bolt-on, hingga merubah spesifikasi mesin secara keseluruhan…. (yang mungkin bikin para insinyur pabrikan di Jepang geleng2 kepala :-D )

Banyak orang awam, bahkan para modifikator dan mekanik pemula yang bertanya-tanya, oprek mesin apanya dulu yang diubah? Melihat tren bore-up yang sedang booming saat ini banyak yang berpendapat bahwa dengan memperbesar ukuran piston dan menaikkan kompresi cukup untuk menambah tenaga mesin, ditambah dengan munculnya beberapa perangkat bolt-on seperti paket piston dan blok silinder yang tinggal pasang (yeah, tinggal buka pasang bolt then on kontaknya hehehe :-) ). Belum lagi dengan adanya CDI “racing” dengan bermacam fitur mulai dari unlimiter hingga fully-adjustable, camshaft aftermarket dengan spek beragam, klep dengan berbagai bahan high-performance, karburator berbagai ukuran, dan lain-lain. Yang mana dulu yang harus dipasang, dan yang mana yang bisa memberikan hasil terbaik ?

Sebenarnya cukup sulit untuk menentukan part mana yang memberikan persentase terbesar dalam kenaikan power motor, apalagi jika terpaku pada klaim produk yang mencantumkan kenaikan power sekian persen. Yang terpenting adalah, ketahui dulu spesifikasi standar motor, pelajari apakah spesifikasi produk yang akan dipasang pada motor sesuai dengan hitungan spesifikasi standar mesin motor kita, serta pahami fungsi dan konsekuensi produk yang akan dipakai.

1. Bore up

Merujuk dari rumus yang tercantum pada buku Performance Tuning 4 Strokesnya Graham Bell, maka langkah bore up (menaikkan ukuran piston) merupakan langkah pertama dalam modifikasi mesin, karena nilai bore akan selalu terpakai di rumus2 selanjutnya untuk menghitung spesifikasi bagian lainnya. Dijelaskan dalam rumus dasar menghitung kapasitas mesin berikut :

V = (22/7 * 1/4 * bore * bore) * stroke

keterangan :

bore = diameter piston dalam ukuran cm

stroke = panjang langkah piston dalam ukuran cm

Konsekuensi dari bore-up ini sebenarnya cukup minim, dengan catatan pengerjaan over-bore seperti pembubutan atau penggantian boring, penggantian piston, dan pemasangannya dikerjakan dengan baik dan benar. Penggantian piston dengan kepala piston yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan kompresi secara signifikan, yang secara teoritis membutuhkan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi agar proses pengapian tetap efektif dan optimal.

2. Stroke Up

Dalam rumus menghitung kapasitas mesin dapat diketahui bahwa kenaikan stroke (langkah piston) juga dapat menaikkan kapasitas mesin.  Stroke up juga dapat meningkatan gas speed, namun persentasenya lebih kecil jika dibandingkan dengan bore up, juga tergantung pada letak peak power mesin. Namun dengan naiknya stroke dapat menyebabkan peningkatan torsi yang cukup signifikan.

Stroke up juga membuat kompresi meningkat, yang menyebabkan kebutuhan akan bahan bakar beroktan lebih tinggi agar pembakaran tetap optimal. Selain itu, konsekuensi lainnya adalah dengan bertambahnya stroke maka langkah putar pin kruk makin jauh, bisa mengakibatkan makin besarnya gaya dorong ke kiri dan ke kanan pada dinding piston yang mengakibatkan bertambahnya daya gesek piston ke liner. Stroke ratio juga bisa berubah jika panjang setang piston tidak ikut disesuaikan. Balacing ulang kruk as juga diperlukan untuk mengurangi getaran yang dihasilkan putaran kruk as.

3. Klep in-out

Penggantian klep biasa dilakukan untuk optimalisasi perubahan spesifikasi ruang bakar dan porting. Ukuran klep in dan out yang ideal sangat tergantung besarnya nilai bore suatu mesin. Dipaparkan dalam rumus sederhana berikut :

Inlet Valve = 0,55 to 0,57 * bore  (berlaku untuk ruang bakar berbentuk hemisphere)

Inlet Valve = 0,5 * bore (berlaku untuk ruang bakar berbentuk bathtub)

Exhaust Valve = 0,8 * inlet valve

Konsekuensi dari penggantian klep ini adalah, apabila perubahan diameter klep melebihi batas aman dari spesifikasi yang dianjurkan, maka harus dilakukan perubahan posisi klep, entah dilakukan dengan cara memendam posisi klep lebih dalam, atau merubah sudut dudukan klep, dan lain-lain, yang tentunya juga akan mengubah kondisi kepala silinder menyesuaikan dengan perubahan posisi klep.

4. Porting & Polish

Porting & polish merupakan modifikasi jalur lalu lintas gas bakar dan gas buang pada kepala silinder, yang jika diperhitungkan secara teliti dapat meningkatkan tenaga dengan cukup signifikan sehingga selain sebagai pendukung ubahan bore-up dan ubahan klep, porting & polish juga dapat dipraktekkan dalam spek motor standar, tentunya dengan hitungan yang disesuaikan, namun masih tetap menggunakan rumus yang serupa.

Porting merupakan proses modifikasi  jalur gas bakar dan gas buang yang meliputi perubahan ukuran, bentuk, dan sudut jalur gas, sementara polish bisa diartikan sebagai proses pembersihan dinding jalur gas. Keduanya berperang penting untuk menentukan optimalisasi lalu lintas gas bakar dari karburator dan gas buang menuju knalpot. Ukuran port yang ideal dijelaskan dalam rumus sederhana berikut :

Inlet Port = 0,75 to 0,8 * inlet valve

Exhaust port = 0,8 to 1,0 * exhaust port

Perubahan port, selain mendukung kelancaran aliran gas bakar juga menciptakan flow dan swirl gas bakar yang masuk ke ruang bakar, tergantung dari bentuk port dan arah intake karburator.

5. Camshaft aftermarket

Penggantian camshaft biasanya dilakukan bersamaan dengan penggantian klep yang lebih besar, namun tidak menutup kemungkinan juga dilakukan pada mesin standar.

Yang perlu diperhatikan adalah durasi dari kem tersebut, baik itu dari durasi buka-tutup klep dan LSA. Durasi buka-tutup klep akan berakibat pada hitungan kompresi dinamis suatu mesin.

Rasio kompresi statis :

Rs = Vs + Vrb : Vrb

Keterangan :

Vs = volume silinder

Vrb = volume ruang bakar

Rasio kompresi dinamis melibatkan panjang setang piston dan derajat tutup klep in, karena kompresi dinamis terjadi saat klep in menutup, yang biasanya terjadi saat piston sudah mulai bergerak dari Titik Mati Bawah (TMB), maka hitungan kompresi statis tidak berlaku lagi karena volume silinder saat kompresi sudah berkurang.

6. Karburator

Penggantian karburator sering dilakukan dalam modifikasi mesin, terutama penggantian dengan karburator yang memiliki ukuran venturi lebih besar, dengan harapan dapat memperbesar pasokan gas ke dalam ruang bakar. Namun sebetulnya, penggantian karburator akan mengikuti spesifikasi mesin, khususnya porting inlet agar lebih optimal, baik secara hitungan fisika maupun secara hitungan ekonomis. Penggantian karburator tentunya harus didukung jetting yang baik dan sesuai dengan kondisi mesin, sehingga hasil yang didapatkan lebih optimal.

7. Koil, kabel busi, busi, dan lain-lain

Perangkat pengapian ini bisa diandalkan untuk memperbesar energi pembakaran, yang tentunya akan lebih optimal jika telah memperhitungkan spesifikasi mesin dan kondisi bahan bakar. Selain perangkat primer, banyak pula beredar perangkat sekunder untuk memperbaiki kondisi pengapian standar seperti coil booster, CDI stabilizer, hingga air / water induction dan lain-lain. Efek lain dari meningkatnya efisiensi pembakaran adalah efisiensi konsumsi bahan bakar. Langkah upgrade parangkat pengapian juga bisa dijadikan langkah utama bagi para rider yang tidak ingin memodifikasi jeroan mesin.

8. CDI aftermarket atau copotan

Berbagai produk CDI, mulai dari yang memakai embel-embel unlimiter hingga yang fully-adjustable dan juga CDI copotan (merupakan perangkat original sebuah motor tertentu) banyak diminati untuk modifikasi street-performance. Berbagai merk CDI aftermarket bahkan telah membuat CDI yang khusus ditujukan untuk motor tertentu.

Hal yang perlu dipertimbangkan dalam penggantian CDI terutama yang copotan ini adalah memperhatikan spesifikasi standar motor aslinya dengan motor yang akan dipasangi CDI tersebut, mulai dari timing pengapian hingga input dari sensor yang berhubungan dengan kerja CDI. Sedangkan jika menggunakan CDI unlimiter yang khusus untuk motor yang akan diganti CDInya bisa langsung dipasang karena timing pengapian dan input sensor cenderung sama, sementara putaran mesin bisa dicapai lebih tinggi karena limiter sudah tidak ada / digeser ke putaran mesin yang lebih tinggi.

Sementara penggunaan CDI adjustable, fungsinya akan lebih optimal jika dalam pemrogramannya telah memperhitungkan seluruh spesifikasi mesin akhir (dalam kondisi standar atau telah dimodifikasi), kondisi perangkat pengapian, kondisi bahan bakar, dan lain-lain.

9. Knalpot

Selama ini terjadi “salah kaprah” mengenai penggantian knalpot, yaitu perangkat knalpot yang dipasang terlebih dahulu sebelum menyesuaikan spesifikasi bagian lainnya. Padahal, knalpot merupakan muara terakhir dari proses pembakaran, yang artinya spesifikasi knalpot akan sangat tergantung ubahan bagian lainnya, terutama exhaust port. Namun meskipun begitu, keberadaan knalpot juga sangat mendukung kesempurnaan proses pembakaran.

Saat ini, beberapa produsen knalpot telah membuat knalpot yang bersifat Plug & Play, yang artinya spesifikasi knalpot tersebut telah disesuaikan dengan kondisi standar mesin, dan juga dirancang untuk mengoptimalkan proses pembuangan yang akan menambah performa mesin tersebut.

Jika ditarik kesimpulan, maka sebenarnya seluruh proses perubahan spesifikasi akan berpengaruh satu sama lain, dan setiap perubahan akan menimbulan efek positif dan negatifnya masing-masing, tinggal bergantung pada kerapian pengerjaan dan penghitungan yang presisi sehingga didapatan hasil yang optimal untuk setiap perubahan. Selamat mencoba :)

{bersambung}

Sipetir… yang selalu setia…

Sipetir yang senantiasa setia mengantarkan si tuan…. rolling mengelilingi…. indahnya berpetualng dijalanan, saat ini usianya hampir menginjak 3 tahun ( 2 februari 2011 ).. namun si petir masih terlihat anggun dan siap berputar lebih dari seribu kali lagiii…..

Jadi inget abang2 ojek gunung Cikuray yang senantiasa menjadikan motornya sebagi soulmate…., karena dengan motornya itu merka dapat hidup…

Ini namanya mang Engkus… Tukang Ojek Gunung Cikuray yang sudah senior… setiap hari menerobos dinginnya hawa Cikuray untuk mencari nafkah bareng si mongtornya.

Lihat motornya keren bukan?

kabarnya mang engkus ini bisa membawa beban diatas mongtornya sampe 250 Kg untuk stu kali angkut… wow.. nggak salah tuh, motor diapekin obat kuat apaan tuh.

kelihatanm motornya sudah tua CB 100 kalau tidak salah… namun tenaganya cuy….., saya sendiri merasakan sensasinya…. emnag keren tuh.. padahl setau saya.. apke oli saja oli bekas, tanpa memikirkan SAE ataupun… standar oli lainnya…… KEREN

Santolo malam hari…

Akhirnya…… tiba juga di santolo….. berikut, suasa malam ternyata lebih asik lo…… , tanpa disengaja waktu kesana… karena tidak bisa tidur malah jalan2 dipantai sampe jam 4 subuh…..

ini ceritanya….. jalan2 nelusurin pantai… .. beuh klo sama pasangan…. tempatnya romantis banget……. eh plus nyeremin juga… solanya penernagnnya kurang banget….

Coba klo pengelola disana measang lampo-lampu yang dapat menerangi bibir pantai.. pasti suasana malam disana kan teras lebih romantis.

Untuk saat ini penerangan masih mengandalkan lampu-lampu yang ada di warung-warung dan penginapan yang ada di setiap bibir pantai so ya penengannya alakadarnya.

bagi yang suka fotographi……. bagus tuh view nya….

Sama hobi yang satu ini tidak akan terlewatkan… meskipun pake bola dari buah kelapa kering…. jalan terus….

ternyata semakin malam … smekain asik main-main di santolo,  selain suara gemuruh ombak yang terasa semkain kencang juga aura anehnya terasa banget..

cuman sayang kalau malam-malam tidan bisa nyebrang ke laguna nya soalnya tidak ada perahu yang mau nyebrangin dan nungguin kita.

oh ya satu lagi….. suasana disini mendukung bagi yang sedang banyka fikiran…. hihihi apa coba hubungannya…..

SEPI…sepi… gimana gitu….

Ternyata bermain dengan air itu sangat menyenangkan ya… hihihi

Segitu dulu…. ntar potrest yang siangnya… nyususl ya… sekarang versi malam dulu saja….

Turing Telah Tiba…… Horeeee…

Turing tlah tiba.. hore…hore…….., inget lagunya Tasya…….

Oh ya…. kalau tidak aral melintang tanggal 25 – 26 September ini saya akan melakukan turing bareng rekan2 kantor yang tujuannya adalah SANCANG garut selatan……, bagai yang  idenya sama…. berikut saya paparkan sedikit mengani trek dan biaya yang dibutuhkan….

Estimasi pake Motor ( Thunder )

  1. Jarak antara Cimahi ( tempat saya berada ) sampai dengan Tujuan Pameungpeuk Garut selatan adalah 147 Km, kalau ke Sancang tambah lagi 25 Km
  2. Sebelum berangkat siapakn kondisi motor dan perlengkapan yang kemungkinan akan digunakan,
  3. isi Full bahan bakar dari Bandung ( Pertamax full tanki diperkirakan Rp 100.000 )
  4. 05:30 Cek persiapakn kendaran dan tim ( berdoa )
  5. 06:00 Star bernagkat dari Cimahi melewati jalan Sukarno Hatta – Cileunyi – Kadungora
  6. 08:00 Tiba di kadungora ( bagi yang pake mongtor Bebek Sialhkan isi bensin lagi full ya )
  7. 08:30 Meluncur lagi menuju Cikajang melewati Leles – Garut kota/Samarang – Cisurupan – Cidatar dan Cikajang
  8. 10:00 Istirahat dulu lah…… ( atau kalau mau bisa singgah dulu di curug orok nih )
  9. 10:30 Meluncur ke Pameungpeuk melewati Batu Numpang – Cihideung – gunung gelap – Cisompet – Pameungpeuk
  10. 12:00 Tiba di Pameungpeuk dan istirahat lah……… dan Makan siang…
  11. 13:00 Bisa menuju Pantai Sayang heulang atau Santolo Be masuk ke dua lokasi ini masing-masing diperkirakan habis Rp 10.000 perorang untuk bea masuk dan Parkir, khusus ke Santolo ada biaya penyebrangan pake sampan Rp 4000 perorang
  12. Atu langsung melucnur ke SANCANG jarak dari pameungpeuk masih 25 Km.
  13. Malam nya cari penginapan…..

Besoknya…..

  1. Pagi acara bebas lah… mau kemana juga boleh..
  2. 10:00 Siap2 melucnur ke Pulang..
  3. 10:30 isi bensin dulu bagi mongtor Bebek di SPBU pameungpeuk.
  4. 11:00 Meluncur to Cikajang ( apabila rutenya ingin pake rute yang sama ), ada rute lain melewati Bungbulang – pangalengan..
  5. 12:30 Tiba di Cikajang.. istirahatlah……… Makan Siang..
  6. 14:00 Melucnur ke Bandung melewati Garut Kota, nah ,,,disini bisa singgah dulu di Cipanas, atau Waterboomnya Garut sebelum pulang ke Bandung……
  7. 15:00 Tiba di Garut Kota….
  8. Kalau tidak mampir bisa langsung meluncur ke Bandung dan diperkirakan tiba di bandung jam 17 – 18:00 waktu Cimahi……
  9. Apabila mamapir dulu di Cipanas… kemungkinan meluncur ke Bandung bisa setelah Maghrib.

Menyenangkan bukan?

Hitungan estimasi biaya ( Mongtor/Orang )

  • Bensin Rp 50.000 ( PP )
  • Bea Masuk tempat Wisata + parkir Rp 25.000

Catatan :

  • Karena Konvoi diperkirakan kecepatan rata2 adalah 40 – 60 Km/jam jadi waktu tempuh lebih lama dariapda Solo Turing..
  • Rute Mobil menyesuaikan motor… karena motor tidak bisa masuk Tol.. hihihi…
  • Ketika Konvoi.. Grup motor berada ditengah2… jadi kalau ada 2 mobil atau lebih.. satu mobil ada di depan dan sisanya dibelakang grup motor..
  • pengendar amotor harus menyalakan lampu utama dan paai atribut yang mirip dengan pengendara lainnya, ini di maksudkan agar tau anggota rombongan ketika sudah melucnur di Jalan..
  • urutan dalam antrian rombongan senantiasa jangan berubah,,,,, agar tidak terjadinya saling kejar-mengejar… jadi patokan pengendar aharu tau di depan dan dibelakangnya siapa….
  • Taati perintah Pengawal…..

Begitu Sob…. smeoga Turingnya Lancar dan tidak ada aral melintang…………