Ngali Hui di Cikajang

Iklan

Ngawal Kuda renggong

ngawal1he he he…. baru kali ini ada order untuk ngawal kasenian Kuda Renggong dari Sumedang… pengalaman yang sangat menyenangkan sekaligus deg-degan takut katoker kuda… he he he

lihat kan? tuh sambiln senyum atau meringis ketakutan.

Pengawalan dilakukan bersama Polres setempat dan jarak pengawalannya terbilang cukup dekat cuman 2 kilos aja kira-kira ngawal2. Acara ini berlangsung ketika Syukuran Khitanan bos ane di kantor, Kakang Besar dan Kakang kecil, acaranya meriah sekali, karena segala jenis kesenian tradisional sama moderen digelar sehari penuh, gimana ngga rame coba.

ngawal3Jadi inget waktu dulu pas Khitan….. saya jga naik kuda renggong, namun waktu itu dikawal sama pasukan berkudan bukan pasukan bermotor… he he he….

Sanes kitu bapak HANSIP?

Info Touring Bandung – Cikajang

uhuy….. bahasan campur wae nya… solanya info ini mudah-mudahan berguna bagi Thunder Rider yang ingin Touring ke daerah Gaut Selatan…..

Oh ya Jarak normal Bandung – Cikajang adalah 110 Km, medan yang dilalui cukup menyenangkan karena rider akan menemukan perpaduan antara jalan kota dan jalan desa…. perjalanan akan terasa lebih menyenangkan apabila sudah melewati daerah garutr selatan, karena anda akan disuguhi pemandangan yang menawan, udasara segar serta jalan yang berkelok……

Jarak tempuh dengan rata kecepatan 60 – 80 Km/ Jam maka Bandungt cikajang bisa ditempuh dengan waktu 2 – 2.5 Jam, itu mkalau tidak terjebak macet di daerah ranca ekek, maklum disana terdapat pabrik textil besar yang ketika bubaran pasti akan selalu memacetkan jalan…. PUSING

Route Bandung Cikajang Normal anda bisa mengambil route Bandung kota – Cileungi – Rancaekek – Nagrek – Kadungora – leles – garut kota – Bayongbong – Cosiriupan lalu Cikajang.

Sedangkan jalur yang sangat menagtang adalah jalur selatan dimana jalur yang harus ditempu sekitar 200 Km, rute nya adalah Bandung kota – Soreang – Bajnaran – Ciwidey – Pangalengan – Cisewu – Bungbulang – Pakenjeng – Cikandang lalu Cikajang…

Nah mangga selamat mencoba…..

Kenapa angsa terbang membentuk formasi huruf “V”?

Fakta 1
Kepakan sayap angsa paling depan memberikan daya dukung unutk angsa yang ada dibelakangnya , janten angsa anu di pengker teu kedah susah payah  menembus airwall di depannya. dan hasilna seluruh angsa bisa menemepuh jarak terbang 70% lebih jauh daripada angsa anu hiberna ngan sosoranganan.

Pelajaran
Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau berbagi dalam sebuah komunitas, maka pencapaian kita akan lebih cepat dan mudah, mampukan kita saling dorong dan saling dukung satu sama lainnya dalam mencapai tujuan bersama.

Fakta 2
Kalu seekor angsa keluar dari formasi rombongan dia kan merasa berat dan hese hiber sosoranganan, rikat manehna asup deui kana formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang dihasilkan oleh angsa yg lainnya.

Pelajaran
Kalu kita cukup logika umum kita akan tetap dalam satu ikatan bersama partner lain dan pengelolaannya, kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya… tah kitu

Fakta 3
Ketika angsa pemimpin yang terbang didepan CAPEK …. maka dia akan terbang memutar ke belakang dan angsa yang lain akan segera menggantikan posisinya.

Pelajaran
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas tugasnnya yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian memimpin secara babarengan. kita yakin potensi semua partner arena mnuisa saling bergantung satu sama lainnya, dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karuania lain yang unik serta talenta atau seumber daya lainnya……

Fakta 4
Angsa ayang terbang akan mengeluarkan suara….. dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terabng dapat dijaga.

Pelajaran
kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberikan dukungan, bukan dikingan ( bahasa mana eta dikingan ? = killing statmen…… ”  bukan melemahkan. semua partner dalam satu ikatan akan saling memperkuat sehingga hasil yang akan dicapai menjadi lebih baik

Fakta 5
ketika seekor angsa sakit, terluka, atau tertembak jatuh, dua angsa lain akan keluar dari formasi bersama angsa tersebut akan mengikuti terbang turun untuk membantu dan melindungi, mereka akan tingga dnegan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati dan setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dentgan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka

Pelajaran
Kalau saja kita berperasaan sapertos eta angsa, kita akan tinggal bersama partner yang sedang kesulitan, sampai segalanya lebih baik dan berusaha untuk mendorong agar dapat bangkit kembali……. sanes keun siah-keusn siah… tikusruk surak… mmhhhh menyedihkan…

tinggal ngaragap deui hate urang, buka pikiran urang… saha urang ker dimana urang jeung rek kamana urang ( nyutat tina bahas akang yudi ), jeung tangtukeun  ti ayeuna kenenh….. nan anu bisa di optimalkan tiayeuna keneh…….. tinu leutik heula… jeung anu kahontal heula

Cag ah… pamiarsa….. urang teundeun dihandeuleum sieum urang tunda di hanjuang siang. paragi neundeun…. mangsa datang samepur deui……

NB: terinspirasi dari artikel Motivasi WARTA POLISI edisi80/mei 2009